2 Bom Meledak di Luar Penjara Insein Myanmar, 8 Orang Tewas-18 Terluka

ruangluas.com – Sedikitnya dua bom meledak di luar sebuah penjara di pusat komersial Myanmar , Yangon. Peristiwa tersebut menewaskan delapan orang dan melukai 18 orang lainnya.

Dilansir dari AFP, Kamis (20/10/2022), otoritas junta Myanmar mengatakan bom-bom itu menghantam kerumunan yang mengantri mengantarkan paket untuk narapidana di Penjara Insein. Junta menambahkan bahwa pasukan keamanan telah menjinakkan ‘ranjau buatan’ lain yang ditemukan di dekatnya.

Mereka menyalahkan teroris dan mengatakan yang tewas termasuk tiga staf penjara dan seorang gadis berusia 10 tahun. Seorang saksi yang mengantri di loket paket mengatakan ledakan pertama terjadi sekitar pukul 09.30 waktu setempat.

“Kemudian dua lainnya meledak dengan cepat. Setelah itu kami mendengar suara tembakan juga,” kata saksi yang tidak mau disebutkan namanya.

“Saya melihat beberapa orang berdarah. Kaca di sekitar konter semuanya pecah,” tambahnya.

Menurut saksi lain, pasukan keamanan mengunci area di sekitar penjara era kolonial yang luas itu setelah ledakan.

Gambar-gambar di media lokal menunjukkan dampak dari insiden tersebut seperti noda darah di lantai dan jendela-jendela yang pecah. Amnesty International merasa sangat terganggu oleh laporan dan gambar yang muncul dari ledakan di Penjara Insein itu.

“Tidak ada yang harus mati mengirimkan paket kepada orang yang mereka cintai,” ucapnya.

Narapidana di penjara Myanmar tersebut sering mengandalkan teman atau keluarga untuk persediaan makanan dan obat-obatan.

Kelompok hak asasi mengatakan ratusan tahanan politik ditahan di Penjara Insein, termasuk mantan duta besar Inggris untuk Myanmar Vicky Bowman dan jurnalis Jepang Toru Kubota.

Seorang pengacara setempat yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan sidang di pengadilan khusus di dalam kompleks penjara dibatalkan sehari setelah ledakan.

Leave a Comment