Drone Rusia Hantam Ibu Kota Ukraina, 1 Orang Tewas-3 Luka-luka

ruangluas.com – Sedikitnya satu orang tewas dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan drone yang dilancarkan Rusia terhadap ibu kota Kiev di Ukraina pada Senin (17/10) pagi waktu setempat.

Seperti dilansir AFP, Senin (17/10/2022), jumlah korban jiwa akibat serangan terbaru Rusia itu diungkapkan oleh Wali Kota Kiev Vitali Klitschko dalam pernyataannya via Telegram. Serangan sejumlah drone Rusia sebelumnya dilaporkan menghantam sebuah gedung permukiman di pusat kota Kiev.

“Jenazah seorang wanita ditemukan di antara puing-puing sebuah rumah di distrik Shevchenkivskyi, di mana sebuah ledakan terjadi akibat serangan drone,” ungkap Klitschko.

“Satu orang lainnya ada di bawah reruntuhan. Tiga orang dirawat di rumah sakit,” imbuhnya, tanpa menjelaskan kondisi mereka yang luka-luka.

Dalam pernyataan terpisah, Perdana Menteri (PM) Denys Shmygal menyebut serangan terbaru Rusia menghantam infrastruktur penting di tiga wilayah Ukraina, hingga memutuskan aliran listrik untuk ribuan kota dan desa.

“Teroris Rusia sekali lagi menyerang infrastruktur energi Ukraina di tiga wilayah,” ucap Shmygal, merujuk pada lima serangan di Kiev, kemudian serangan lainnya di Dnipropetrovsk dan Sumy.

“Ratusan permukiman terputus (aliran listriknya) akibat serangan itu,” sebutnya.

Sebelumnya, kepala staf kepresidenan Ukraina, Andriy Yermak, menyebut serangan-serangan Rusia itu dilakukan dengan menggunakan drone ‘kamikaze’ atau drone bunuh diri. Yermak juga menyebut serangan itu sebagai bentuk keputusasaan Rusia.

“Rusia berpikir itu akan membantu mereka, tapi tindakan-tindakan ini menunjukkan keputusasaan,” ujar Yermak seperti dilansir CNN.

Drone ‘kamikaze’ yang diduga dipasok oleh Iran, dilaporkan digunakan oleh militer Rusia dalam rentetan serangan udara di wilayah Ukraina beberapa waktu terakhir. Otoritas Iran berulang kali membantah telah mengirimkan drone dengan nama resmi Shahed-136 itu ke Rusia.

Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi Rusia terhadap laporan serangan drone yang disampaikan otoritas Ukraina tersebut.

Leave a Comment