Hakim Binsar Gultom: Hakim yang Tangani Kasus Ferdy Sambo Perlu Pengamanan Ekstra

ruangluas.com – Hakim Binsar Gultom meminta aparat hukum untuk juga melakukan pengamanan pada hakim yang menangani kasus eks Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo .

Pengamanan ini, kata Binsar Gultom, seyogyanya tidak hanya dilakukan di lokasi persidangan.

Melainkan, pengamanan juga seharusnya dilakukan di luar lokasi persidangan.

Apalagi, lanjut Binsar Gultom, Ferdy Sambo adalah orang yang memiliki kekuasaan atau high profile.

Tentu hal ini menjadi hal yang perlu diperhatikan.

“Masalah keamanan untuk majelis hakim (itu perlu diperhatikan) dalam perkara-perkara (yang) menarik perhatian publik, high profile seperti ini.”

“Karena pada waktu pengalaman waktu kami sidang Jessica (kasus kopi Sianida), kami cukup ketat mengamankan waktu itu di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.”

“Tapi ketika kita pulang ke rumah sampai jam 12 malam, setiap malam atau tiga kali seminggu itu ke Depok, tidak ada yang mengamankan sampai ke rumah.”

“Karena dalam persidangan itu sering terjadi ada gaduh ada hal-hal yang tidak sedap atau merendahkan martabat Hakim.”

“Jangan hanya di persidangan yang begitu ketat (hakim dimankan) tapi juga di luar kita tidak tahu (apakah mendapatkan ancaman atau tidak),” kata Binsar Gultom dalam program Rosi yang ditayangkan Kompas Tv, Rabu (19/10/2022).

Menurut Binsar Gultom, keamanan hakim dalam menangani kasus-kasus tertentu itu perlu diperhatikan.

“Ya (keselamatan hakim di luar sidang itu juga penting),” jelas Binsar Gultom.

Termasuk mungkin ada beberapa upaya di luar persidangan yang sifatnya ingin merendahkan profesi hakim.

“Mohon berkenan tanpa mengurangi rasa hormat kepada Komisi Yudisial, sesuai undang-undang yang dimilikinya, adalah tugasnya untuk mengambil tindakan hukum apabila ada perorangan atau orang yang berbadan hukum yang diduga merendahkan martabat Hakim.”

“Martabat Hakim yang dimaksud kerendahan ini dari berbagai cara-cara di persidangan yang sampai mengarah kepada profesi seseorang atau pribadi,” tegas Binsar Gultom.

Hakim Juga Perlu Pengawasan

Seperti diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Yudisial RI M. Taufiq HZ juga berharap hakim tidak mendapatkan intervensi pada saat persidangan Ferdy Sambo.

“Kita memantau persidangan berjalan dengan lancar seperti yang kita harapkan tidak ada intervensi dan tekanan.”

“Hakim diharapkan nyaman-nyaman saja tidak ada tekanan dari siapapun termasuk dari atasan juga,” kata M. Taufiq HZ di PN Jakarta Selatan, (17/10/2022).

Menurut M. Taufiq, sebagai Wakil Ketua Komisi Yudisial, memang pemantauan terhadap hakim sangat diperlukan.

Apalagi hal ini juga menyangkut dengan kode etik perilaku hakim.

“Jadi pemantauan itu yang berkaitan dengan kode etik dan perilaku hakim. Kemudian perihal teknis jalan persidangan kami tidak ikut,” jelas M. Taufiq.

Lebih lanjut, M. Taufiq mengatakan, pemantauan ini tidak hanya dilakukan dalam proses persidangan, tetapi juga perlu dilakukan di luar persidangan.

“Pemantau ini terutama dalam persidangan, tetapi di luar persidangan kita pantau juga.”

“Pemantauan ini bersifat terbuka dan bersifat tertutup. Semua masukan masyarakat kita serap, itu bagian dari pengawasan Komisi Yudisial,” jelas M Taufiq.

(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani/Malvyandie Haryadi)

Profil dan Biodata 3 Hakim yang Pimpin Sidang Perdana Ferdy Sambo

Privacy Policy

We do not collect identifiable data about you if you are viewing from the EU countries.For more information about our privacy policy, click here

Profil dan Biodata 3 Hakim yang Pimpin Sidang Perdana Ferdy Sambo

Sosok Donny M Sany, Jadi Jaksa dalam Sidang Ferdy Sambo, Pernah Tangani Kasus Ratna Sarumpaet

Pemuda Batak Bersatu Datangi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kawal Sidang Ferdy Sambo

Usai Jalani Sidang Perdana di PN Jakarta Selatan, Ferdy Sambo Kembali Ditahan di Mako Brimob

Profil Donny M Sany, Jaksa Sidang Ferdy Sambo di PN Jaksel, Pernah Tangani Kasus Ratna Sarumpaet

Soal Protes di Sidang, FS Tak Pakai Rompi Tahanan, Kejagung: Terdakwa Harus dalam Keadaan Bebas

Kota Mobagu Gelar Pemilihan Sangadi Serentak di 15 Desa dan 18 Kelurahan

Harga Bawang Merah & Putih Turun di Pasar Pangkalpinang, Mayoritas Bahan Pokok Lain Alami Penurunan

Disperindag Kota Batam Gelar Pasar Murah, Ada 20 Titik di Daerah Kecamatan Bengkong

Sosok Danrem 092 Maharajalila Baru, Brigjen TNI Ari Estefanus, Kini Fokus Pengamanan Perbatasan RI

Pemkot Dumai Lakukan Sidak, Sosialisasikan SE soal ASN yang Dilarang Gunakan LPG 3 Kilogram

Sosok Fauzi Saputra, Penyandang Disabilitas yang Raih Juara 1 Content Creator Tingkat Nasional

Leave a Comment