Indonesia hadirkan pengalaman “metaverse” di G20

ruangluas.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berkolaborasi dengan perusahaan teknologi Meta dan WIR Groupmenghadirkan pengalaman metaverse di Eksibisi Teknologi Metaverse pada acara puncak Presidensi G20 di Bali, November nanti.

Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo Bonifasius Wahyu Pudjianto mengatakan, Eksibisi Teknologi Metaverse di G20 ini diharapkan akan membuka mata semua untuk menangkap potensi besar dari metaverse, khususnya bagi perkembangan dunia pendidikan dan perdagangan di Indonesia.

“Eksibisi Teknologi Metaverse akan membuka kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk mendobrak batas-batas ruang untuk mengakses pendidikan serta memberikan pengalaman kaya dan berbeda dalam moda perdagangan untuk menggerakkan ekonomi,” kata Boni dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu.

Menurut Boni, kehadiran Metaverse penting untuk diadopsi dan dimanfaatkan di aspek kehidupan masyarakat dengan teknologi.

“Kominfo sebagai penggerak dan pendorong kehidupan digital di Indonesia mendorong industri memanfaatkan Presidensi G20 Indonesia sebagai momentum sekaligus panggung bersama dalam memacu hilirisasi ekonomi digital dan berupaya melakukan akselerasi transformasi digital bangsa,” ujarnya.

Eksibisi yang akan menjadi bagian dari Digital Transformation Expo pada KTT G20 di Bali ini akan menyuguhkan dua pilar utama yaitu pendidikan dan perdagangan.

Dalam pilar Masa Depan Pendidikan, teknologi telah membantu membuat belajar lebih menyenangkan dan efektif dengan berbagai pengalaman yang menarik dan mendalam, serta pembelajaran jarak jauh yang sudah mulai diadopsi karena dampak pandemi.

Adapun di pilar Masa Depan Perdagangan, Eksibisi Teknologi Metaverse akan membagikan pengalaman berbelanja yang meliputi lima dimensi yaitu persepsi, emosi, pemikiran, perilaku, dan hubungan.

“Eksibisi Teknologi Metaverse yang kami hadirkan pada pertemuan puncak G20 di Bali mendatang, menjadi wujud dari upaya kami mendukung transformasi digital di Indonesia, dan menunjukkan bagaimana Indonesia bisa mendapatkan manfaat yang besar dari teknologi dan masa depan metaverse, terutama di bidang pendidikan dan perdagangan,” kata Kepala Kebijakan Publik untuk Meta di Indonesia Landry Subianto.

Adapun Eksibisi Teknologi Metaverse pada pertemuan puncak G20 ini akan menyimpulkan kolaborasi yang dilakukan Meta bersama dengan Kominfo dan mitra-mitra lainnya, termasuk WIR Group dan Central for Digital Society/ CfDS Universitas Gadjah Mada untuk mendukung Digital Economic Working Group (DEWG) G20.

Dalam membangun untuk metaverse, literasi digital merupakan salah satu program yang juga dijalankan oleh Meta bersama para mitra.

“Di Indonesia, Meta bekerja didorong oleh misi dan fokus yang memungkinkan orang-orang Indonesia untuk membangun masa depan dan kemajuan dalam hidup mereka. Kami ingin orang-orang untuk mendapatkan keuntungan besar dari hadirnya metaverse, sehingga kami ingin aktif berkontribusi dalam pembangunannya di Indonesia,” ujar Country Director Meta untuk Indonesia Pieter Lydian.

Leave a Comment