Motorola Pamer Konsep Ponsel Layar Gulung yang Bisa Memanjang ke Atas

ruangluas.com – Motorola akhirnya ikut meramaikan tren smartphone layar gulung . Lewat acara Lenovo Tech World 2022, Motorola yang diakuisisi Lenovo tahun 2016 lalu memamerkan konsep smartphone layar gulung pertamanya.

Konsep smartphone layar gulung sebelumnya sudah dipamerkan Oppo dan LG, tapi punya Motorola, punya keunikan tersendiri.

Alih-alih digulung dan dibentangkan secara horizontal (memanjang ke samping), perusahaan menghadirkan ponsel yang dapat memanjang dan memendek secara vertikal.

Dalam keadaan tergulung, ponsel akan memiliki diagonal layar 4 inci. Lalu, bila memencet tombol di samping perangkat, layar akan memanjang ke atas sehingga menawarkan layar OLED berbentang 6,5 inci.

Dalam sebuah , Luca Rossi, Executive Vice President and President Intelligent Devices Group, Lenovo mendemonstrasikan bahwa ketika menonton video di YouTube secara vertikal dalam keadaan layar tergulung, gambar akan secara otomatis menyesuaikan ukuran layar ketika dipanjangkan dan diputar ke mode landscape.

Alhasil, gambar/video yang ditampilkan bakal lebih lebar dan besar dibanding sebelumnya.

Menurut Motorola, konsep ini memungkinkan perangkat memiliki layar smartphone dalam ukuran penuh dan di waktu yang bersamaan juga dapat berubah ke ukuran yang lebih kecil.

“Ini adalah bukti dari konsep ponsel gulung. Konsep itu tidak mengorobankan ukuran layar saat perangkat digunakan dan bisa menyesuaikan ukuran yang lebih kecil daripada ponsel premium lainnya,” ujar Rossi dalam video tersebut.

Kendati begitu, tampilan ataupun desain seluruh bodi perangkat tidak ditunjukkan. Rossi hanya menampilkan sisi depan perangkat saja, sehingga desain dan kamera belakang ponsel tidak diketahui. Yang jelas, di dalam layar tersebut tidak terdapat poni atau punch hole yang biasa digunakan sebagai rumah kamera depan.

Selain mengungkapkan konsep layar gulung di smartphone, Lenovo juga memamerkan desain laptop yang dapat dapat digulung dan memanjang ke atas, serta tablet yang dapat dilipat.

Wakil presiden desain Lenovo, Brian Leonard mengungkapkan bahwa konsep ini menjadikan laptop ataupun tablet tersebut sebagai titik awal dari penelitian Lenovo ke inoviasi yang baru.

“Ini dapat berkembang menjadi real estate layar yang jauh lebih besar, karena bisa menyajikan konten secara dinamis yang menyesuaikan layar,” imbuh Brian, dihimpun KompasTekno dari Giz China, Kamis (20/10/2022).

Leave a Comment