Penyaluran Pinjaman Amar Bank Diyakini Tetap Tumbuh pada 2023

ruangluas.com – Kondisi perekonomian global yang semakin tidak menentu, bahkan diproyeksi memasuki jurang resesi pada 2023, berpotensi memukul kinerja pembiayaan sektor perbankan. Melambatnya roda perekonomian dikhwatirkan dapat menurunkan permintaan pembiayaan.

Menghadapi kondisi tersebut, penyaluran pembiayaan PT Bank Amar Indonesia Tbk diproyeksi tetap tumbuh. Dalam riset yang dibuat, Surya Fajar Sekuritas menyatakan, pertumbuhan pembiayaan Amar Bank akan didukung oleh sinergi yang dilakukan dengan Investree.

Kolaborasi dengan Investree dinilai dapat memperluas target pasar penyaluran pembiayaan Amar Bank. Pasalnya, Investree menargetkan segmen kredit usaha kecil dan menengah (UKM) yang belum terlayani, sementara Amar Bank terus bertumbuh di segmen kredit konsumer dan bisnis mikro melalui platform pinjaman digitalnya, Tunaiku.

“Seperti yang disoroti dalam laporan tersebut, Amar Bank tetap benar-benar fokus untuk mengembangkan platform pinjaman digitalnya, Tunaiku, yang dilengkapi dengan aplikasi bank cerdas khusus seluler berbasis cloud, Senyumku,” ujar Executive Vice President Finance Amar Bank David Wirawan dalam keterangannya, dikutip Selasa (18/10/2022).

Surya Fajar Sekuritas memperkirakan pendapatan bunga bersih Amar Bank akan tumbuh sebesar 49 persen secara tahunan pada tahun depan. Ini didukung oleh penyaluran pembiayaan yang meningkat.

Dengan pertumbuhan pendapatan bunga bersih tersebut, laba bersih bank dengan kode emiten AMAR itu juga diproyeksi meningkat. Surya Fajar Sekuritas memproyeksi, pada tahun depan Amar Bank membukukan laba bersih sebesar Rp 150,9 miliar pada 2023.

“Amar Bank telah membuktikan kemampuan teknologi untuk melayani konsumen dan usaha mikro yang kurang terlayani, dan kerja sama dengan Investree akan memperluas target pasar bank untuk mencakup segmen UKM, yang pada akhirnya akan meningkatkan profitabilitas di tahun-tahun mendatang,” ucap David.

Leave a Comment