Presiden Brasil Minta Maaf Usai Dituduh Paedofil karena Komentarnya

ruangluas.com – Presiden Brasil Jair Bolsonaro meminta maaf setelah komentar kontroversialnya memicu tuduhan paedofil dari rival-rival politiknya. Dalam komentarnya saat diwawancara, Bolsonaro membahas kunjungan yang pernah dilakukan ke sebuah rumah yang dihuni sekelompok gadis di bawah umur asal Venezuela.

Seperti dilansir AFP, Rabu (19/10/2022), komentar kontroversial itu disampaikan Bolsonaro menjelang putaran kedua pilpres Brasil pada 30 Oktober mendatang, di mana dia sebagai capres petahana berhadapan dengan pesaing utamanya, Luiz Inacio Lula da Silva , yang juga mantan Presiden Brasil.

Remaja-remaja Venezuela yang dibahas Bolsonaro dalam wawancara itu diduga bekerja sebagai pelacur di Brasil. Komentar Bolsonaro itu memicu reaksi keras, dengan rival-rival politiknya menuduh Bolsonaro sebagai seorang paedofil.

“Jika kata-kata saya, yang dibawa keluar konteks dengan niat buruk, entah bagaimana disalahartikan atau menyebabkan ketidaknyamanan bagi saudari-saudari Venezuela, saya meminta maaf,” ucap Bolsonaro menyampaikan permintaan maafnya via sebuah video yang diposting secara online.

“Komitmen saya selalu untuk menyambut dengan lebih baik dan membantu semua orang yang melarikan diri dari kediktatoran di mana pun di dunia,” jelasnya.

Dalam video permintaan maaf itu, Bolsonaro didampingi istrinya, Michelle dan perwakilan pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido di Brasil. Bolsonaro diketahui mengakui Guaido sebagai pemimpin sah Venezuela, bukan Presiden sosialis Nicolas Maduro.

Komentar kontroversial itu mencuat sejak Jumat (14/10) lalu, ketika Bolsonaro dalam wawancara Youtube membahas soal pertemuannya dengan ‘tiga atau empat remaja berusia 14-15 tahun yang sangat cantik’ tahun lalu di kawasan miskin di ibu kota Brasilia.

“Ada getaran di antara kami. Saya berbalik. ‘Bolehkah saya datang ke rumah Anda?’ Saya masuk ke dalam. Ada 15 atau 20 anak perempuan (di dalam rumah), semuanya warga Venezuela berusia 14-15 tahun, sedang bersiap-siap untuk hari Sabtu. Kenapa? Untuk mencari nafkah,” ucap Bolsonaro dalam wawancara itu.

Kisah itu dimaksudkan Bolsonaro sebagai peringatan bahwa Brasil akan bernasib sama dengan Venezuela yang diselimuti krisis jika memilih Lula, capres pesaingnya.

Namun Bolsonaro malah mendapati dirinya diserang oleh sekutu-sekutu politik Lula yang menyebut komentar itu ‘bejat’ dan tagar #Bolsonaropedofilo (Bolsonaro paedofil) menjadi viral di media sosial.

Tim kampanye Bolsonaro, pada Minggu (16/10) waktu setempat berhasil mengajukan petisi kepada otoritas pemilu setempat untuk melarang iklan serangan Lula yang didasarkan atas kutipan komentarnya yang kontroversial itu.

Bolsonaro menyebut momen serangan sekutu Lula itu sebagai ‘hari paling mengerikan dalam hidup saya’.

Leave a Comment