Walah Museum di Italia Ini Mengoleksi Kotoran Sapi!

ruangluas.com – Apa yang diharapkan dari kunjungan ke museum? Yang pasti mengenal berbagai benda bersejarah adalah hal yang paling umum didapatkan saat berkunjung ke museum. Sebagian besar museum di dunia pun mengoleksi berbagai benda purbakala atau benda-benda bersejarah. Namun lain halnya dengan museum di Italia, museum ini malah mengoleksi kotoran sapi!

Dari berbagai museum yang ada di dunia, mungkin Museo Della Merda atau Museum Kotoran adalah yang paling nyeleneh. Museum yang berada di Desa Castelbosco, Piacenza, Italia ini memajang limbah dan kotoran sapi sebagai barang koleksinya. Kotoran dan limbah tersebut dipajang dalam sebuah kastil kuno.

Berdasarkan informasi dari situs resminya yang dilansir Travelingyuk, Museo Della Merda baru dibuka pada bulan April lalu dan telah menyimpan kotoran sapi sebanyak 99 ton. Museum ini sendiri didirikan oleh Gianantonio Locatelli, seorang petani lokal yang memelihara 2.500 sapi.

Setiap hari sapi-sapi Locatelli menghasilkan susu sebanyak 30 ribu liter yang digunakan sebagai bahan pembuatan keju. Namun selain menghasilkan susu, sapi-sapi ini juga menghasilkan kotoran hingga 100 ribu kg per harinya. Untuk menanggulangi kotoran yang begitu melimpah ia akhirnya mendirikan pabrik pengolahan limbah untuk mengolah kotoran sapi agar menjadi sesuatu yang berguna.

Pabrik tersebut bekerja dengan cara mengubah kotoran sapi menjadi gas metana, pupuk hingga bahan mentah pembuatan batu bata. Terbilang sukses dengan usahanya tersebut selanjutnya ia mendirikan Museo Della Merda. Di salam museum ini ada banyak kotoran sapi yang dimasukkan dalam wadah berbagai ukuran. Ada pula hiasan dinding yang terbuat dari kotoran sapi.

Meski seluruh museum di penuhi dengan kotoran sapi namun museum ini tidak berbau busuk lho. Hal ini disebabkan karena kandungan gas metana yang ada di kotoran telah dihilangkan. Jadi jika sedang liburan ke Italia mampirlah ke museum unik ini. Museum ini menerima kunjungan wisata pada akhir pekan saja yaitu pada hari Sabtu dan Minggu.

Leave a Comment