Wamenag ajak umat jadikan masjid sebagai tempat bangun peradaban

ruangluas.com – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengajak umat Muslim untuk menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah saja tetapi juga menjadi tempat untuk membangun peradaban seperti yang dipraktikkan Rasulullah SAW.

“Pertama ke Madinah, masjid yang dibangun pertama adalah Masjid Quba. Di situlah beliau memulai peradaban,” ujar Zainut di Jakarta, Senin.

Zainut menjelaskan bahwa dakwah Islam tidak bisa dilepaskan dari peran masjid. Rasulullah memulai dakwahnya dari masjid.

Menurutnya, Rasulullah mengajarkan tentang empat peran masjid dalam membangun peradaban di samping tempat ibadah yakni untuk mendidik, membina masyarakat, mempersatukan, dan memberdayakan umat.

“Dari masjid juga muncul sahabat-sahabat besar yang menjadi pendakwah ke seluruh dunia, seperti Abu Hurairah seorang periwayat hadits ternama, Salman al Farizi, Bilal bin Rabbah, dan para sahabat lainnya,” kata Zainut.

Oleh karena itu, kata dia, penting bagi pengurus untuk memperkuat peran masjid, terutama di era saat ini, yang mana banyak paham menyimpang dari ajaran keislaman yang damai.

“Zaman sekarang banyak sekali paham menyimpang, akidah yang melenceng, ini yang perlu diluruskan. Masjid mempunyai peran penting dalam pembinaan hal seperti ini,” ujarnya.

Perihal pemberdayaan umat, ia berharap masjid mampu mengelola zakat, wakaf, dan sedekah pada hal produktif yang mampu memberikan kesejahteraan umat.

“Kementerian Agama saat ini tengah menyosialisasikan tentang zakat dan wakaf produktif, yaitu zakat dan wakaf yang mampu dikelola dengan baik dan produktif sehingga memberikan manfaat yang lebih besar kepada pemberdayaan dan pembinaan umat,” kata dia.

Leave a Comment